Cara Membuat Saluran Pembuangan pada Kolam Terpal

Cara Membuat Saluran Pembuangan pada Kolam Terpal

4.5/5 (2)

Penggunaan Kolam Terpal untuk Budidaya Ikan

Penggunaan kolam terpal sebagai media untuk budidaya ikan saat ini banyak digunakan oleh masyarakat. Seperti kita ketahui, budidaya ikan saat ini masih banyak diminati oleh masyarakat di Indonesia sebagai sumber penghasilan. Hal ini juga diiringi dengan masih tinginya minat konsumsi ikan oleh masyarakat.

Bukan hanya untuk keperluan bisnis, budidaya ikan di masyarakat juga dilakukan untuk kepentingan konsumsi pribadi. Bahkan tak sedikit orang yang melakukan budidaya ikan karena hobi. Salah satu jenis ikan yang banyak dibudidayakan adalah ikan lele.

kolam ikan lele

Saat ini masyarakat banyak melakukan ternak lele di kolam terpal dengan menggunakan sistem bioflok. Sistem bioflok merupakan sebuah sistem budidaya ikan dimana air kolam tidak harus diganti. Bioflok sendiri adalah gumpalan organik yang ada di air dan bisa mengubah limbah serta komponen anorganik menjadi organik.

Mengapa Harus Kolam Terpal Bioflok?

Sebenarnya apa yang menjadi keunggulan dari kolam terpal bioflok ini? Berikut beberapa kelebihan sistem bioflok yang menjadi alasan mengapa anda harus menggunakan sistem ini untuk budidaya ikan.

  1. Menghemat Penggunaan Air

Sistem bioflok membantu anda menghemat penggunaan air. Dengan menerapkan sistem ini anda tidak perlu mengganti air kolam. Kotoran yang ada di air justru akan menjadi keuntungan tersendiri. Sistem ini bisa mengubah kotoran dan zat-zat berbahaya lainnya menjadi nutrisi untuk ikan.

Justru anda tidak perlu mengganti air kolam agar bakter baik terus berkumpul dan membentuk sistem bioflok. Hal ini tentu sangat baik diterapkan apalagi di daerah yang tidak berlimpah air. Selain itu, sistem ini juga mendukung gerakan cinta lingkungan karena menghemat air.

  1. Menghemat Pakan untuk Ikan

Sistem bioflok memungkinkan terjadinya daur ulang limbah, kotoran, amonia, sisa pakan, dan lain sebagainya menjadi protein. Mikroorganisme yang tumbuh dalam sistem bioflok ini menjadi sumber protein yang sangat baik untuk ikan-ikan yang hidup di dalam kolam.

Dengan menerapkan sistem ini maka anda bisa lebih banyak menghemat pengeluaran pakan ikan. Karena sudah tersedia makanan secara alami maka anda cukup memberi makan dua kali sehari.

pakan ikan lele

  1. Tampungan Ikan yang Lebih Banyak

Menerapkan sistem bioflok akan membantu anda untuk membudidayakan lebih banyak ikan di dalam kolam. Kolam tidak boleh dimasuki terlalu banyak ikan karena akan membuat ruangan menjadi sempit untuk ikan dan memungkinkan ikan-ikan saling memakan.

Kolam dengan sistem bioflok ternyata bisa menampung jumlah ikan hingga 10 kali lipat dari kolam biasa. Walaupun jumlah ikannya banyak, kolam dengan sistem bioflok bisa membuat semua ikan tetap bertahan hidup. Hal ini karena sistem bioflok memungkinkan tersedianya makanan yang lebih dari cukup.

  1. Bisa Dilakukan di Lahan Terbatas

Sistem kolam terpal bioflok merupakan solusi bagi mereka yang ingin melakukan budidaya ikan namun memiliki lahan yang terbatas. Kolam terpal bioflok bisa langsung dibuat di atas tanah yang tidak begitu luas. Meskipun berukuran kecil, kolam bioflok bisa menampung jumlah ikan yang banyak.

Selain itu sistem kolam bioflok ini juga sangat menguntungkan bagi anda yang memiliki lahan kecil karena kolam ini harus terhindar dari sinar matahari langsung dan hujan. Jadi jika anda tidak memiliki tempat luas yang terbuka, bisa memilih budidaya ikan dengan sistem yang satu ini.

  1. Hasil Panen Ikan yang Berkualitas

Sistem bioflok memfasilitasi ikan-ikan untuk hidup dengan baik dan sehat. Sistem ini telah disebutkan bisa menghasilkan protein yang sangat baik untuk ikan. Dengan begitu maka kesehatan ikan juga terjaga dengan sangat baik.

Karena ikan bisa mendapat asupan protein yang tepat maka hasil panen ikan juga akan menjadi baik. Penerapan sistem bioflok ini akan membuat anda bisa mendapatkan hasil panen ikan yang berkualitas.

  1. Ramah Lingkungan

Kolam terpal dengan sistem bioflok sangatlah ramah lingkungan. Anda bisa banyak menghemat air karena sistem ini tidak mengharuskan anda mengganti air sesering mungkin. Selain itu, kolam dengan sistem bioflok ternyata juga tidak menimbulkan bau tidak sedap.

Sistem bioflok memungkinkan mikroorganisme mengolah kotoran dan limbah menjadi protein. Hal ini membantu mengurangi bauk tak sedap yang biasanya muncul pada tempat budidaya ikan menggunakan kolam biasa.

teknologi bioflok

Cara Membuat Drainase Kolam Terpal

Drainase atau saluran pembuangan merupakan salah satu hal yang harus dipikirkan ketika anda ingin melakukan budidaya ikan dengan kolam terpal. Drainase berperan untuk mengeluarkan endapan kotoran, mengatur tinggi rendahnya air kolam, juga akan membantu ketika anda melakukan panen.

Alat yang dibutuhkan untuk membuat drainase kolam terpal :

  1. Pipa PVC dengan ukuran 2” dan panjang 1 meter.
  2. Sok penyambung (sesuai luas kolam).
  3. Karet ban dari ban dalam bekas berukuran lebar dan tinggi 2cm.
  4. Pipia L sambungan siku.
  5. Lakban tebal.
  6. Clamp selang stainless steel.
  7. Obeng
  8. Gunting

Langkah-langkah untuk bikin drainase kolam sendiri :

  1. Tempelkan lakban di permukaan dalam dan luar terpal yang akan dibuat drainase. Biasanya kolam terpal sudah diberi tanda untuk posisi saluran pembuangan.
  2. Tepat di bagian yang ditandai lakban, silakan masukkan pipa L kemudian ikatkan pipa L dengan terpal memakai karet ban.
  3. Rapatkan ikatan pipa L dengan terpal menggunakan clamp selang lalu dikencangkan memakai obeng.
  4. Beri lubang pada bagian terpal yang diberi tanda. Besarnya lubang tidak boleh lebih besar dari diameter pipa.
  5. Masukkan pipa PVC ke sambungan pipa L.
  6. Lebih baik jangan merekatkan sambungan pipa L dengan pipa PVC agar bisa mudah dilepas ketika sewaktu-waktu ingin mengganti pipa.

Sirkulasi Air Kolam terpal

Meskipun tidak harus selalu diganti namun sistem kolam terpal bioflok juga perlu meiliki sistem sirkulasi. Proses sirkulasi air juga dipengaruhi oleh bentuk kolam itu sendiri. Agar proses sirkulasi air kolam terpal lancar, disarankan bentuk kolam adalah bulat.

Kolam terpal yang berbentuk bulat akan memiliki sistem sirkulasi yang berada tepat di bagian tengah. Perlu diletakkan di tengah karena posisi ini membuat sistem sirkulasi menjadi lebih efektif dalam membuang kotoran-kotoran ikan. Jika proses sirkulasi ini lancar maka kolam tidak akan tercemar dengan kotoran-kotoran yang mengendap.

Sirkulasi air diletakkan di bagian tengah kolam juga agar perputaran arus air menjadi merata. Jika peputaran arus merata maka air kolam akan selalu terjaga kualitasnya. Perlu diperhatikan juga pada sistem sirkulasi harus dilengkapi saringan. Fungsinya tentu saja agar ikan tidak masuk ke lubang.

Segera Beli Kolam Terpal untuk Budidaya Ikan

Tunggu apa lagi? Kolam terpal bioflok untuk budidaya ikan ternyata bisa memberikan banyak keuntungan. Anda juga bisa segera menerapkannya untuk menghasilkan panen ikan yang lebih sehat dan berkualitas.

Segera dapatkan kolam terpal dan terapkan metode ini untuk hasil panen ikan yang lebih baik. Dapatkan kolam terpal dengan material yang berkualitas, kerangka yang kuat atau bisa dengan bambu, serta harga yang bersaing. Anda juga bisa mendapatkan panduan lengkap mengenai pembuatan kolam terpal dan penerapan sistem bioflok.

Jika Anda ingin membeli kolam terpal siap pakai Anda bisa menghubungi : WA/call 0812-5931-1689. Dapatkan kolam terpal dengan harga dan kualitas terbaik.

BANTU KAMI UNTUK MENJADI LEBIH BAIK. BERIKAN RATING PADA KAMI :

Close Menu