Jual Kolam Terpal Karet Bentuk Bulat Untuk Budidaya Lele

Jual Kolam Terpal Karet Bentuk Bulat Untuk Budidaya Lele

4.5/5 (2)

Sistem Bioflok untuk Ternak Lele Paling Oke Ada Disini!

Kolam terpal karet – Lele adalah jenis ikan yang banyak digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang enak, harga lele juga sangat terjangkau. Protein yang dimiliki lele bahkan lebih tinggi dari kandungan protein salmon. Tak heran, semakin banyak masyarakat yang melakukan usaha ternak lele.

Bahkan untuk saat ini, ternak lele bisa dilakukan di pekarangan rumah. Tak perlu lahan luas untuk bisa ternak lele karena Anda bisa menggunakan kolam terpal karet.

Kendati lele cukup mudah untuk diternakkan, ada beberapa hambatan dalam usaha ternak lele. Mulai dari mahalnya harga pakan, beragamnya serangan penyakit dan tidak seragamnya pertumbuhan lele. Oleh karena itu usaha ternak lele mulai melakukan banyak inovasi. Salah satunya menggunakan sistem bioflok.

kolam terpal ikan lele

Menurut berbagai sumber, sistem bioflok ini dinilai lebih efektif dibanding sistem budidaya lele kolam konvensional. Bahkan disebut mampu mendongkrak produktivitas lele hingga 105 % hanya dalam waktu 3 bulan.

Ternak lele bioflok menggunakan kolam yang ukurannya sempit namun mampu menghasilkan lele lebih banyak dengan waktu singkat. Dengan begitu biaya produksi menjadi berkurang dengan hasil produksi lebih banyak.

Mengenal Sistem Bioflok

Bioflok berasal dari kata bio yang berarti kehidupan dan floc yang berarti gumpalan. Bioflok dapat didefinisikan sebagai bahan organik hidup yang menyatu menjadi gumpalan-gumpalan.

Ternak lele dengan sistem bioflok adalah sistem ternak lele dengan memanfaatkan keberadaan mikroorganisme untuk mengolah limbah yang dihasilkan oleh ternak lele itu sendiri. Dengan mikroorganisme, limbah tersebut akan berubah menjadi gumpalan-gumpalan kecil atau yang disebut flok.

Gumpalan dari berbagai mikroorganisme air seperti bakteri, gastrotricha, rotifer, metazoa, protozoa, fungi, alga dan organisme lain yang tersuspensi dengan detritus, kemudian akan menjadi makanan-makanan alami ikan. Ini akan memangkas biaya pembelian pakan. Sehingga ternak lele dengan sistem bioflok ini lebih hemat dan murah.

Dalam ternak lele bioflok, penumbuhan mikroorganisme dilakukan dengan memberikan kultur bakteri nonpathogen (probiotik) dan memasang aeratoer yang akan menyuplai oksigen serta mengaduk kolam.

Perkembangan Bioflok

Bioflok adalah sebuah teknologi yang digunakan dalam pengolahan limbah. Dalam proses pengolahan limbah, bahan organik berupa limbah lumpur harus terus diaduk dan diaerasi. Hal ini dilakukan agar limbah selalu dalam kondisi tersuspensi sehinggabisa diuraikan oleh bakteri heterotrof secara aerobik menjadi senyawa anorganik.

Keharusan pengadukan dan aerasi dalam pengolahan limbah ini dikarenakan bahan organik yang mengendap akan menimbulkan kondisi anaerob yang dapat merangsang bakteri anaerob untuk mengurai bakteri anorganik menjadi senyawa yang lebih beracun dan sederhana berupa ammonia, H2S, Metana, dan Nitrit.

kolam terpal bioflok

Bioflok yang sejatinya digunakan dalam pengolahan limbah ini pertama kali di uji coba di Thailand dalam ternak ikan nila, yang pada perkembangannya kemudian diterapkan pula dalam ternak udang. Kemudian negara-negara maju seperti Jepang, Brasil, Australia dan lain-lain ikut mengembangkan bioflok ini. Sedangkan di Indonesia, ternak lele bioflok belum lama diterapkan.

Cara Ternak Lele Bioflok

Adapun cara dalam melakukan ternak lele bioflok ini cukup mudah.

  1. Pembuatan kolam

Hal pertama yang perlu disiapkan dalam melakukan ternak lele biotik ini adalah pembuatan kolam. Buat kolam dengan bahan karet, bisa berbentuk bundar ataupun kotak. Penggunaan kolam terpal dapat menghematan biaya sehingga ternak lele lebih efisien. Kolam terpal dapat diperkuat dengan tulang atau pun rangka bambu dan besi. Sebaiknya ukuran kolam sesuai dengan lahan yang ada.

Patokan ukuran yang luas dan ideal ialah per meter kubik dapat menampung ikan lele sekitar 1000 ekor. Dibandingkan dengan kolam konvensional yang hanya 100 ekor. Kolam harus diberi atap sehingga terhindar dari radiasi matahari langsung.

  1. Persiapan air

Setelah kolam siap, masukan air dengan ketinggian kira-kira 80-100 cm. Di hari ke dua, masukan probiotik 5ml/m3. Kemudian di hari ketiga masukan prebiotik : molase 250 ml/m3, pada malam harinya taburkan dolomite 150/200g/m3

Setelah semuanya tercampur, diamkan media pembesaran lele selama 7 hingga 10 hari. Baru di hari ke 11 lakukan penebaran benih ikan lele.

persiapan air kolam bioflok

  1. Penebaran benih

Sebelum melakukan penebaran benih, perlu diperhatikan terlebih dahulu kualitas benih lele. Pilih benih dari lele unggulan yang memiliki ciri gerakan aktif, organ tubuh lengkap, bentuk proposional dan ukuran serta warna sama.

Setelah penebaran benih selesai, tambahkan prebiotik 5 ml/m3 keesokan harinya.

  1. Pemberian pakan

Sebaiknya perhatikan cara pemberian pakan lele dengan sistem aerasi. Beri  makan sebanyak dua kali sehari atau pagi dan sore. Dosisnya cukup 80% saja dari daya kenyang.

Setiap minggu, lele dipuasakan sebanyak satu kali agar pakan fermentasi dan probiotik dapat menyatu. Setalah muncul flok sebanyak 30%, kurangi saja pemberian makannya.

Kolam Terpal Lele Bioflok

Kolam terpal adalah media yang pas untuk melakukan ternak lele dengan sistem bioflok. Beberapa keuntungan menggunakan kolam terpal dalam usaha ternak lele bioflok adalah :

  1. Lebih Hemat Biaya

Bila membeli kolam terpal, anda akan lebih menghemat dibandingkan membuat kolam sendiri. Harga kolam terpal juga cukup terjangkau. Mulai dari 1-2,5 juta rupiah. Anda bisa memilih kolam terpal sesuai kebutuhan.

  1. Lebih Efisien Waktunya

Ternak lele dengan kolam terpal membutuhkan waktu yang singkat. Baik dalam proses pengolahannya maupun masa panennya. Dengan kolam terpal, ternak lele siap dipanen setiap tiga bulan sekali.

  1. Lebih Mudah Perawatannya

Dengan menggunakan kolam terpal, ternak lele jadi lebih mudah perawatannya. Mudah dalam pengelolaan penggantian dan pengeringan air agar tetap bersih.

BACA JUGA : Rahasia Ternak Lele di Kolam Terpal Bisa Panen Tiap Bulan

perawatan ternak lele bioflok

4. Hemat Tempat

Ternak lele melalui kolam terpal bisa menghemat tempat. Ternak lele bioflok bisa memilih kolam terpal yang sesuai dengan tempat yang tersedia. Bahkan ternak lele bioflok ini bisa dilakukan di pekarangan rumah.

Adapun bentuk kolam terpal ada dua macam, yaitu bentuk bulat dan kotak. Bila ingin mendapatkan hasil yang maksimal, pilihlah kolam terpal berbentuk bulat. Kolam terpal berbentuk bulat memiliki banyak kelebihan, antara lain :

  1. Lebih bagus untuk penerapan tebar padat tinggi, karena apabila ditambah aerasi maka difusi oksigen lebih merata.
  2. Apabila dasar kolam dibuat kerucut, kotoran lele pun akan langsung terpusat di central drain, sehingga manajemen kualitas air pun lebih baik. Atau pada saat sortir ukuran kecil, kegiatan menguras juga lebih mudah bila melewati central drain.
  3. Tren baru, sehingga penerapannya terkesan uptodate.
  4. Harga kolam terpal bulat lebih murah dibandingkan kolam terpal kotak.

Cari Kolam Terpal Bulat Murah Disini!

Bila anda ingin mencari kolam terpal bulat, kunjungi situs www.duniaterpal.com. Di sini menjual aneka kolam terpal bulat yang harganya sangat murah. Anda bisa memilih harga kolam yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Adapun daftar harga dari kolam terpal di lapak termurah ini ialah sebagai berikut:

  1. Kolam terpal bundar diameter 1 meter dibandrol harga Rp 1 juta
  2. Kolam terpal bundar diameter 2 meter dibandrol harga Rp 1,5 juta
  3. Kolam terpal bundar diameter 3 meter dibandrol harga Rp 2 juta
  4. Kolam terpal bundar diameter 4 meter dibandrol harga Rp 2,5 juta

terpal kolam

Adapun spesifikasi dari kolam terpal bundar yang perlu Anda ketahui ialah sebagai berikut:

  1. Bahan terbuat dari tarpaulin karet.
  2. Rangka plat L, baut, dan mur kuat
  3. Memiliki diameter seluas 1 meter, 2 meter, 3 meter, dan 4 meter,
  4. Rangka besi terbuat dari wiremesh.
  5. Pelapis rangka terbuat dari zinch yang sifatnya anti karat.
  6. Pipa sambungan dan water flow kuat.
  7. Saringan berfungsi dengan baik
  8. Kabel ties awet.
  9. Terdapat rangka besi atas sebagai pelundung
  10. Terdapat talang luar pada terpal.

Nah bagaimana? Sudah yakin untuk ternak lele bioflok? Jangan ragu, anda pasti untung besar. Apalagi jika Anda menggunakan kolam terpal bulat yang lebih awet dan berfungsi dengan baik.

BANTU KAMI UNTUK MENJADI LEBIH BAIK. BERIKAN RATING PADA KAMI :

Close Menu